• Koalisi Lingkungan Jawa Timur

    1. Buntasyah, Bunta Pondesien 2. Cakrawala Timur, Surabaya 3. ChandraBhumi, Sidoarjo 4. Dewan Kota Surabaya 5. Dobrak, Mojokerto 6. Ecoton, Gresik 7. ELBUD (Lembaga Ekologi Budaya) 8. Forum Komunikasi Kehutanan Masyarakat (FKKM), Jatim 9. Forum Pemerhati Kehutanan Jember 10. Forum Perjuangan Rakyat (FPR), Mojokerto 11. FPLP (Forum Peduli Lingkungan Pesisir), Sidoarjo 12. Kawan Tani Lestari (Katari), Malang 13. Kelompok Belajar Sosialis (KBS), Surabaya 14. Klub Indonesia Hijau (KIH) Regional 3 Jawa Timur 15. Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan (KJPL) 16. Komunitas Perupa Peduli Lingkungan (KPPL), Sidoarjo 17. Langkah Hati, Madiun 18. LEM 21, Pacitan 19. Lembaga Advokasi Satwa (LASA) 20. LeSEHan, Lembaga Studi Ekologi Hutan, Madiun 21. Lesos, Mojokerto 22. LPKP, Malang 23. LSM Picket Nol, Jember 24. Malang Duta GKJW 25. Paguyuban Masyarakat Korban Jaker, Nganjuk 26. Paguyuban Warga Stren Kali Surabaya 27. Paramitra, Batu 28. PKM (Paguyuban Kali Maron), Trawas, Mojokerto 29. Pletonik Jawa Timur 30. Posko Ijo, Gresik 31. PPHM (Paguyuban Pelestari Hutan Mojokerto) 32. PPLH Seloliman 33. PRM (Perguruan Rakyat Merdeka), Lumajang 34. PSLH Mangkubumi, Tulungagung 35. Sahabat Lingkungan, Mojokerto 36. Saka, Jember 37. SBMI, Madura 38. Solidaritas Korban Lumpur Lapindo 39. Uplink (Urban Poor Linkage) Surabaya 40. WALI (Wahana Lentera Indonesia) 41. Yamajo, Jombang 42. Yayasan Bina Alam Indonesia, Gresik 43. Yayasan Jatim, Mojokerto 44. Yayasan Kaliandra, Pasuruan 45. YMAI (Yayasan Mitra Alam Indonesia), Surabaya 46. YPKGM, Lumajang 47. YPP (Yayasan Pemberdayaan Perempuan), Malang 48. YTSB (Yayasan Titah Sari Bening), Mojokerto
  • Meta

  • Blog Stats

    • 6,450 hits

Larung Sungai, Bukti Kedekatan Warga Dengan Sungai

27 Juli 2008, 12:38:57, Laporan Riski Setia Bhakti

suarasurabaya.net| Ratusan warga stren kali Minggu (27/07) sekitar pukul 10.00 WIB berkumpul di stren kali Kebraon untuk mengadiri ritual larung sungai.

SUMIATI SUKIRNO Ketua Kelompok Tabungan Stren Kali Koordinator Wilayah Kebraon pada suarasurabaya.net mengatakan, larung sungai ini merupakan ritual tahunan untuk melestarikan kebudayaan serta untuk menjaga kebersihan sungai di Surabaya.

“Larung sungai ini juga merupakan suatu bukti kedekatan warga dengan sungai, karena sebagian besar kehidupan warga stren kali bergantung kepada sungai,” ujar SUMIATI.

SUMIATI menambahkan acara ini juga diselenggarakan tanggal 27 Juli setiap tahunnya, dan rencana kedepan warga akan membuat sumur resapan, pengolahan limbah, biopori agar warga tidak dikambinghitamkan oleh pemerintah tentang tercemarnya sungai di Surabaya.

Acara ini diikuti oleh 3 kecamatan diantaranya adalah Kebraon, Gunungsari, Wonokromo. Pada larung sungai tahun ini warga juga menebar bibit ikan selain itu, ada performan art dari seniman, aktivis lingkungan, dan koalisi lingkungan Jawa Timur.

Larung sungai ini terdiri dari Larung tumpeng raksasa sebagai simbul untuk menjaga kebersihan dan bukti kedekatan warga dengan sungai.(ris/ipg)

Teks Foto:
– Warga stren kali mengarak tumpeng raksasa memutari kampung dan jalan sebelum melepaskannya ke sungai.
Foto: RISKI suarasurabaya.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: