27 Juli 2008, 12:38:57, Laporan Riski Setia Bhakti
suarasurabaya.net| Ratusan warga stren kali Minggu (27/07) sekitar pukul 10.00 WIB berkumpul di stren kali Kebraon untuk mengadiri ritual larung sungai.
SUMIATI SUKIRNO Ketua Kelompok Tabungan Stren Kali Koordinator Wilayah Kebraon pada suarasurabaya.net mengatakan, larung sungai ini merupakan ritual tahunan untuk melestarikan kebudayaan serta untuk menjaga kebersihan sungai di Surabaya.
“Larung sungai ini juga merupakan suatu bukti kedekatan warga dengan sungai, karena sebagian besar kehidupan warga stren kali bergantung kepada sungai,” ujar SUMIATI.
SUMIATI menambahkan acara ini juga diselenggarakan tanggal 27 Juli setiap tahunnya, dan rencana kedepan warga akan membuat sumur resapan, pengolahan limbah, biopori agar warga tidak dikambinghitamkan oleh pemerintah tentang tercemarnya sungai di Surabaya.
Acara ini diikuti oleh 3 kecamatan diantaranya adalah Kebraon, Gunungsari, Wonokromo. Pada larung sungai tahun ini warga juga menebar bibit ikan selain itu, ada performan art dari seniman, aktivis lingkungan, dan koalisi lingkungan Jawa Timur.
Larung sungai ini terdiri dari Larung tumpeng raksasa sebagai simbul untuk menjaga kebersihan dan bukti kedekatan warga dengan sungai.(ris/ipg)
Teks Foto:
- Warga stren kali mengarak tumpeng raksasa memutari kampung dan jalan sebelum melepaskannya ke sungai.
Foto: RISKI suarasurabaya.net