(Maaf telat posting)
Surabaya, Kamis, 26/ 06/2008, 09:46 wib, redaksi-jawakini
CALON GUBERNUR (Cagub) dan Calon Wakil Gubenur (Cawagub) Jawa Timur, Achmady dan Suhartono, yang didukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jatim merupakan satu-satunya calon yang tidak menandatangani komitmen peduli lingkungan.
Penandatanganan komitmen peduli lngkungan yang diprakarsai oleh 52 LSM lingkungan se Jatim yang tergabung dalam Koalisi Lingkungan Hidup Jatim ini, dimaksudkan untuk mengukur tingkat kepedulian para Cagub-Cawagub yang akan bertanding dalam pilgub Jatim 23 Juli mendatang.
Selain pasangan yang diusung oleh PKB, semua pasangan calon pemimpin Jatim sepakat untuk menandatangani komitmen peduli lingkungan yang dilakukan di stren kali Surabaya ini.
“Achmady-Suhartono yang tidak menandatangani komitmen peduli lingkungan,” kata Henry Nurcahyo, koordinator Koalisi Lingkungan Hidup Jatim,
Tentang alasan Achmady-Suhartono tidak datang dan tidak menandatangani, ia mengatakan keduanya dipanggil mendadak oleh Gus Dur (Ketua Dewan Syuro DPP PKB KH Abdurrahman Wahid) ke Jakarta.
Cagub dari PDIP Sutjipto, yang datang dan melakukan penandatangan lebih awal dari kandidat lainnya, yaitu sekitar pukul 10:00 wib, menyatakan sepakat dengan 18 poin komitmen yang disodorkan koalisi lingkungan hidup, diantaranya mendukung “master plan” Jatim yang berwawasan lingkungan.
Selain itu, penegakan hukum lingkungan, penanganan kasus Lapindo secara adil, menindak pencemar lingkungan hidup, meningkatkan investasi yang selaras dengan alam, meningkatan peran dan kepedulian swasta dalam upaya pelestarian lingkungan.
“Sebenarnya, tanpa ada komitmen sekalipun, masalah lingkungan ini sudah menjadi isu serius yang kami usung dalam visi misi kami,” kata Sutjipto.
Dalam orasi singkatnya dia berjaniji, jika terpilih sebagai Gubernur Jatim, akan menjadi barisan terdepan yang akan memperjuangkan korban lumpur Lapindo.
Cawagub Mudjiono yang datang ke lokasi sekira pukul 15.00 WIB menyatakan pihaknya akan menjadikan air dan hutan sebagai isu lingkungan yang diprioritaskan bila terpilih memimpin Jatim. “Kami akan memperbaiki kualitas air dan menggalakkan rehabilitasi hutan untuk menanggulangi banjir,” kata mantan Kasdam V/Brawijaya itu.
Sementara itu, Cagub Soekarwo, meski tidak hadir di stren kali, tetapi dia sudah menandatangani komitmen yang nantinya akan dikawal dan dipantau pelaksanaannya jika salah satu diantara mereka berhasil duduk di kursi Grahadi itu.
“Komitmen peduli lingkungan yang sudah ditandatangani para Cagub-Cawagub itu akan dipantau dalam pelaksanaan di lapangan saat mereka terpilih memimpin Jatim,” kata Teguh dari KJPL.(ant/red)
http://www.jawakini.com/Pilgub_03/pilgub_61.htm
DIarsipkan di bawah: KLIPING